Description
Uraian Program:
Program Infrastruktur merupakan inisiatif pembangunan dan peningkatan fasilitas umum yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Program ini mencakup pembangunan jembatan, rumah ibadah, ruang kelas, sarana akses desa seperti jalan dan sampan, serta fasilitas vital lain yang menunjang kemudahan mobilitas dan kualitas layanan publik.
Melalui kolaborasi multipihak, Program Infrastruktur memastikan setiap pembangunan berjalan secara berkelanjutan, tepat kebutuhan, dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat penerima manfaat. Infrastruktur yang layak diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, keselamatan, serta kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Tujuan Program:
-
Meningkatkan ketersediaan fasilitas umum yang layak dan aman bagi masyarakat.
-
Memperluas aksesibilitas wilayah, khususnya daerah terpencil atau minim sarana.
-
Mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui infrastruktur yang memadai.
-
Memperkuat kualitas layanan sosial seperti pendidikan, ibadah, dan kesehatan.
-
Memfasilitasi kolaborasi multipihak untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Lokasi Program:
Program Infrastruktur akan berfokus di wilayah piulau Sumatra, Jawa, Bali dan Nusa tenggara Barat yang membutuhkan peningkatan sarana publik, terutama:
-
Desa terpencil atau sulit dijangkau.
-
Kawasan rawan bencana dan rentan infrastruktur.
-
Wilayah dengan fasilitas sosial yang rusak atau tidak memadai.
-
Area padat penduduk yang membutuhkan akses jalan dan fasilitas umum tambahan.
Periode Pelaksanaan:
Periode pelaksanaan bersifat fleksibel dan menyesuaikan jenis infrastruktur, kondisi lokasi, serta kesiapan kolaborasi. Umumnya berlangsung dalam rentang 1–6 bulan untuk pembangunan skala kecil–menengah.
Sasaran Program:
-
Masyarakat umum sebagai pengguna fasilitas publik.
-
Komunitas desa yang membutuhkan akses transportasi atau penghubung wilayah.
-
Lembaga pendidikan seperti sekolah dan madrasah.
-
Rumah ibadah lintas komunitas yang memerlukan renovasi atau perluasan.
-
Kelompok rentan yang terdampak minimnya fasilitas sosial dan akses mobilitas.



