Description
Uraian Program:
Program Pojok Pilah Botol Plastik merupakan fasilitas pengumpulan botol plastik berbasis ekonomi sirkular yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memilah dan mengumpulkan botol plastik dari sumbernya. Fasilitas ini menjadi titik pengumpulan botol plastik yang dapat ditempatkan di sekolah, lingkungan masyarakat, fasilitas umum, maupun lokasi strategis lainnya.
Program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengumpulan botol plastik, tetapi juga sebagai media edukasi untuk menanamkan budaya pilah sampah sejak dari sumbernya. Botol plastik yang terkumpul selanjutnya dapat disalurkan kepada mitra pengelola atau pihak yang melakukan proses pemanfaatan dan daur ulang, sehingga sampah plastik memiliki nilai ekonomi dan dapat kembali masuk ke dalam rantai ekonomi sirkular.
Tujuan Program:
- Menyediakan fasilitas pengumpulan botol plastik yang mudah diakses oleh masyarakat.
- Menanamkan budaya memilah dan mengumpulkan sampah plastik sejak dari sumbernya.
- Mengurangi jumlah botol plastik yang berakhir di lingkungan maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
- Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik.
- Mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular melalui pengumpulan dan pemanfaatan kembali botol plastik.
- Mendorong terbentuknya ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang berkelanjutan.
Lokasi Program:
Program dilaksanakan di wilayah Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, dengan penempatan Pojok Pilah Botol Plastik pada lokasi strategis seperti sekolah, balai warga, fasilitas umum, perkantoran, pusat kegiatan masyarakat, dan area publik lainnya.
Periode Pelaksanaan:
Program berlangsung selama 1 hari untuk tahap penyediaan dan pemasangan fasilitas Pojok Pilah Botol Plastik serta edukasi awal kepada masyarakat mengenai pemilahan dan pengumpulan botol plastik. Pengumpulan dan pemanfaatan botol plastik dapat dilanjutkan secara berkelanjutan sesuai dengan mekanisme pengelolaan di masing-masing lokasi.
Sasaran Program:
Program ini akan menyasar:
- Masyarakat umum sebagai pengguna dan pemanfaat fasilitas pengumpulan botol plastik.
- Siswa, guru, pemuda, dan komunitas sebagai penggerak budaya pilah sampah.
- Kelompok masyarakat, bank sampah, atau pengelola sampah lokal sebagai mitra pengumpulan dan pemanfaatan botol plastik.
- Lingkungan sekolah, permukiman, fasilitas umum, dan ruang publik sebagai lokasi penerapan budaya pilah sampah.








